CIANJUR — Aksi tanggap dan kesiapsiagaan ditunjukkan oleh Babinsa Desa Leuwikoja, Serka Rohmadi, anggota Koramil 0608-08/Mande, yang bergerak cepat membantu memadamkan kebakaran lahan seluas kurang lebih 2 hektare di Kampung Singkup RT 04/RW 02, Desa Leuwikoja, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, pada Rabu (16/9/2026) malam. Peristiwa yang diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 18.00 WIB tersebut sempat mengancam pemukiman warga sekitar akibat hembusan angin kencang dan banyaknya material vegetasi yang mengering.
Begitu menerima laporan dari warga setempat, Serka Rohmadi langsung berkoordinasi dan turun ke lokasi bersama tim gabungan yang terdiri dari Bhabinkamtibmas, aparat Desa Leuwikoja, BPBD Kabupaten Cianjur, serta unsur Forkopimcam dan warga sekitar. Tiba di lokasi sekitar pukul 18.30 WIB, petugas gabungan secara gotong royong langsung melakukan penyekatan area dan upaya pemadaman guna mengisolasi kobaran api agar tidak merembet mendekati rumah-rumah warga.
Di sela-sela penanganan di lapangan, Serka Rohmadi mengimbau masyarakat untuk senantiasa mewaspadai potensi kebakaran di musim kering. "Mengingat cuaca yang cukup terik dan vegetasi di sekitar lokasi sangat kering, kami bersama unsur gabungan dan warga bergerak secepat mungkin untuk menyekat kobaran api agar tidak semakin meluas ke pemukiman. Kami juga mengimbau warga agar tidak membuang puntung rokok sembarangan atau melakukan pembakaran lahan secara sembrono yang bisa memicu kebakaran besar, " ujar Serka Rohmadi.
Berkat kerja keras dan sinergi seluruh elemen di lapangan, kobaran api utama berhasil dikendalikan dan berangsur padam pada pukul 21.00 WIB. Petugas memastikan tidak ada korban jiwa, luka-luka, maupun kerusakan pada bangunan pemukiman warga dalam insiden ini, dengan total kerugian materiil mencakup area lahan vegetasi yang terbakar seluas kurang lebih 2 hektare.
Hingga pukul 22.00 WIB, api dipastikan telah padam sepenuhnya. Meski demikian, Serka Rohmadi bersama petugas gabungan tetap bersiaga dan melakukan penyisiran serta pendinginan di area bekas kebakaran guna mengantisipasi munculnya kembali titik api baru dari bara atau arang kayu yang masih menyimpan panas.
(PERS)

Cianjur